ELEKTROKARDIOGRAM FOR ANIMALS


PENDAHULUAN

 

Hanya dalam beberapa hari setelah konsepsi sampai kematian, jantung terus menerusberdetak.Pada kenyataannya, sepanjang rentang usia manusia rata – rata, jantung berkontraksi sekitartiga miliar kali, tidak pernah beristirahat, kecuali sepersekian detik diantara denyutan. Dalam sekitartiga minggu setelah pembuahan, bahkan sebelum ibu dapat memastikan bahwa ia hamil, jantungmudigah yang sedang berkembang sudah mulai berfungsi. Diyakini bahwa jantung merupakan organpertama yang berfungsi.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang jantung, ada baiknya kita mengerti dahulu apapengertian dari jantung itu sendiri. Jantung adalah bagian lambung yang langsung menempel pada danmengelilingi ostium cardiacum antara esofagus dan bagian lambung yang menempel langsung padadan mengelilingi ostium. ( Sumber : Kamus Kedokteran Dorland).

Fungsi jantung adalah sebagai pompa yang melakukan tekanan terhadap darah untukmenimbulkan gradien tekanan yang diperlukan agar darah dapat mengalir ke jaringan. Darah, seperticairan lain, mengalir dari daerah yang bertekanan tinggi ke daerah yang bertekanan rendah sesuaipenurunan gradien tekanan. (Sumber : Fisiologi Sherwood)

Adapun tujuan dari makalah ini adalah untuk mengetahui anatomi, histologi serta fisiologijantung yang normal. Oleh sebab itu, dalam makalah ini akan dijabarkan satu persatu mulai darianatomi, histologi, fisiologi, pengaruh olahraga terhadap jantung sertapemeriksaan terhadap jantung.


PEMBAHASAN

 

 

 

2.1 Anatomi dan Histologi jantung

2.1.1 Anatomi jantung

Jantung normal dibungkus oleh perikardium terletak pada mediastinum medialis dansebagian tertutup oleh jarinbgan paru. Bagian depan dibatasi oleh sternum dan iga 3,4, dan 5. Hampirdua pertiga bagian jantung terletak di sebelah kiri garis media sternum. Jantung terletak diatasdiafragma, miring ke depan kiri dan apeks kordis berada paling depan dari rongga dada. Apeks inidapat diraba pada ruang sela iga 4 – 5 dekat garis medio- klavikuler kiri. Batas kranial dibentuk olehaorta asendens, arteri pulmonal dan vena kava superior. Ukuran atrium kanan dan berat jantungtergantung pada umur, jenis kelamin, tinggi badan, lemak epikardium dan nutrisi seseorang.

Anatomi jantung dapat dibagi dalam 2 kategori, yaitu anatomi luar dan anatomi dalam.Anatomi luar, atrium dipisahkan dari ventrikel oleh sulkus koronarius yang mengelilingi jantung.Padasulkus ini berjalan arteri koroner kanan dan arteri sirkumfleks setelah dipercabangkan dari aorta.Bagian luar kedua ventrikel dipisahkan oleh sulkus interventrikuler anterior di sebelah depan, yangditempati oleh arteri desendens anterior kiri, dan sulkus interventrikularis posterior disebelahbelakang, yang dilewati oleh arteri desendens posterior.

Perikardium, adalah jaringan ikat tebal yang membungkus jantung. Perikardium terdiri dari 2lapisan yaitu perikardium visceral ( epikardium) dan perikardium parietal. Epikardium meluas sampaibeberapa sentimeter di atas pangkal aorta dan arteri pulmonal. Selanjutnya jaringan ini akan berputar –lekuk (releksi) menjadi perikardium parietal, sehingga terbentuk ruang pemisah yang berisi cairanbening licin agar jantung mudah bergerak saat pemompaan darah.

Kerangka jantung, jaringan ikat tersusun kompak pada bagian tengah jantung yangmerupakan tempat pijakan atau landasan ventrikel, atrium dan katup – katup jantung. Bagian tengahbadan jaringan ikat tersebut disebut trigonum fibrosa dekstra, yang mengikat bagian medial katuptrikuspid, mitral, dan anulus aorta. Jaringan ikat padat ini meluas ke arah lateral kiri membentuktrigonum fibrosa sinistra. Perluasan kedua trigonum tersebut melingkari katup trikuspid dan mitralmembentuk anuli fibrosa kordis sebagai tempat pertautan langsung otot ventrikel, atrium, katuptrikuspid,dan mitral. Salah satu perluasan penting dari kerangka jantung ke dalam ventrikel adalahterbentuknya septum interventrikuler pars membranasea.Bagian septum ini juga meluas danberhubungan dengan daun septal katup trikuspid dan sebagian dinding atrium kanan.

Anatomi dalam, jantung terdiri dari empat ruang yaitu atrium kanan dan kiri, serta ventrikelkanan dan kiri dipisahkan oleh septum. Atrium kanan, darah vena mengalir kedalam jantung melaluivena kava superior dan inferior masuk ke dalam atrium kanan, yang tertampung selama fase sistolventrikel. Secara anatomis atrium kanan terletak agak ke depan dibanding dengan ventrikel kanan atauatrium kiri. Pada bagian antero- superior atrium kanan terdapat lekukan ruang atau kantung berbentukdaun telinga disebut aurikel.Permukaan endokardium atrium kanan tidak sama; pada posterior danseptal licin dan rata, tetapi daerah lateral dan aurikel permukaannya kasar dan tersusun dari serabut-serabut otot yang berjalan paralel yang disebut otot pektinatus.Tebal rata – rata dinding atrium kanan

adalah 2 mm.

Ventrikel kanan, letak ruang ini paling depan di dalam rongga dada, yaitu tepat dibawahmanubrium sterni.Sebagian besar ventrikel kanan berada di kanan depan ventrikel kiri dan di medialatrium kiri. Perbedaan bentuk kedua ventrikel dapat dilihat pada potongan melintang.Ventrikel kananberbentuk bulan sabit atau setengah bulatan, berdinding tipis dengan tebal 4 –5 mm. Secara fungsionalventrikel kanan dapat dibagi dalam alur masuk dan alur keluar.Ruang alur masuk ventrikel kanan (

right ventricular inflow tract) dibatasi oleh katup trikuspid, trabekula anterior dan dinding inferior

ventrikel kanan.Sedangkan alur keluar ventrikel kanan (right ventricular outflow tract) berbentuktabung atau corong, berdinding licin terletak dibagian superior ventrikel kanan yang disebutinfundibulum atau konus arteriosus.Alur masuk dan alur keluar dipisahkan oleh krista supraventrikuleryang terletak tepat di atas daun katup trikuspid.

Atrium kiri, menerima darah dari empat vena pulmonal yang bermuara pada dinding postero– superior atau postero-lateral, masing- masing sepasang vena kanan dan kiri.Letak atrium kiri adalahdi posterior-superior ari ruang jantung lain, sehingga pada foto sinar tembus dada tidak tampak.Tebaldindingnya 3 mm, sedikit lebih tebal daripada dinding atrium kanan.Endokardiumnya licin dan ototpektinati hanya ada pada aurikelnya.

Ventrikel kiri, berbentuk lonjong seperti telur, dimana bagian ujungnya mengarah ke antero-inferior kiri menjadi apeks kordis.Bagian dasar ventrikel tersebut adalah anulus mitral. Tebal dindingventrikel kiri adalah 2- 3 kali lipat diding ventrikel kanan. Tebal dinding ventrikel kiri saat diastoladalah 8 – 12 mm.

Katup jantung terdiri atas 4 yaitu katup trikuspid yang memisahkan atrium kanan denganventrikel kanan , katup mitral atau bikuspid yang memisahkan antara atrium kiri dengan ventrikel kirisetra dua katup semilunar yaitu katup pulmonal dan katup aorta. Katup pulmonal adalah katup yangmemisahkan ventrikel kanan dengan arteri pulmonalis. Katup aorta adalah katup yang memisahkanventrikel kiri dengan aorta.

Jantung dipersarafi oleh sistem saraf otonom yaitu saraf simpatis dan parasimpatis. Serabut –serabut saraf simpatis mempersarafi daerah atrium dan ventrikel termasuk pembuluh darahkoroner.Saraf parasimpatis terutam memberikan persarafan pada nodus sinoatrial,atrioventrikular danserabut – serabut otot atrium, dapat pula menyebar ke ventrikel kiri.

Persarafan simpatis eferen preganglionik berasal dari medulla spinalis torakal atas, yaitutorakal 3- 6, sebelum mencapai jantung akan melalui pleksus kardialis kemudian berakhir padaganglion servikalis superior, medial, atau inferior. Serabut post – ganglionik akan menjadi sarafkardialis untuk masuk ke dalam jantung.Persarafan parasimpatis berasal dari pusat nervus vagus dimedulla oblongta; serabut – serabutnya akan bergabung dengan serabut simpatis di dalam pleksuskardialis.Rangsang simpatis akan dihantar oleh asetilkolin.

Pendarahan jantung, berasal dari aorta melalui dua pembuluh darah koroner utama yaituarteri koroner kanan dan kiri. Kedua arteri ini keluar dari sinus valsalva aorta.Arteri koroner kiribercabang menjadi ramus nodi sinoatrialis,ramus sirkumfleks dan ramus interventrikularis anterior.Arteri koroner kanan bercabang menjadi ramus nodi sinoatrialis,ramus marginalis dan ramusinterventrikularis posterior.

Aliran balik dari otot jantung dan sekitarnya melalui vena koroner yang berjalanberdampingan dengan arteri koroner, akan masuk ke dalam atrium kanan melalui sinuskoronarius.Selain itu terdapat juga vena – vena kecil yang disebut vena Thebesii, yang bermuaralangsung ke dalam atrium kanan.

Pembuluh limfe pada jantung terdiri dari 3 kelompok pleksus yaitu subendokardial,miokardial dan subepikardial. Penampunga cairan limfe dari kelompok pleksus yang paling besaradalah pleksus subepikardial, dimana pembuluh – pembuluh limfe akan membentuk satu trunkus yangberjalan sejajar dengan arteri koroner kemudian meninggalkan jantung di depan arteri pulmonal danberakhir pada kelenjar limfe antara vena kava superior dan arteri inominata.

2.1.2 Histologi jantung

Dinding jantung terdiri dari 3 lapisan yaitu endokardium, miokardium dan epikardium.Endokardium, merupakan bagian dalam dari atrium dan ventrikel. Endokarium homolog dengantunika intima pada pembuluh darah. Endokardium terdiri dari endotelium dan lapisan subendokardial.Endotelium pada endokardiummerupakan epitel selapis pipih dimana terdapattight/occluding

Junction dan gap junction. lapisan subendokardial terdiri dari jaringan ikat longgar. Di lapisan

subendokardial terdapat vena, saraf, dan sel purkinje.

Miokardium, terdiri dari otot polos. Miokardium pada ventrikel kiri lebih tebal dibandingkan

pada ventrikel kanan. Sel otot yang khusus pada atrium dapat menghasilkan atriopeptin, ANF (Atria l

Natriuretic Factor), kardiodilatin dan kardionatrin yang berfungsi untuk mempertahankan

keseimbangan cairan dan elektrolit. Miokardium terdiri dari 2 jenis serat otot yaitu serat kondukdi dan

serat kontraksi.

Serat konduksi pada jantung merupakan modifikasi dari serat otot jantung dan menghasilkanimpuls. Serat konduksi terdiri dari 2 nodus di dinding atrium yaitu nodus SA dan AV, bundle of Hisdan serat purkinje. Serat purkinje merupakan percabangan dari nodus AVdan terletak disubendokardial. Sel purkinje mengandung sitoplasma yang besar, sedikit miofibril, kaya akanmitokondria dan glikogen serta mempunyai 1 atau 2 nukleus yang terletak di sentral.

Serat kontraksi merupakan seratsilindris yang panjangdan bercabang. Setiap serat terdirihanya 1 atau 2 nukleus di sentral. Serat kontraksi mirip dengan otot lurik karena memilikistria e.Sarkoplasmanya mengandung banyak mengandung mitokondria yang besar. Ikatan antara dua seratotot adalah melalui fascia adherens, macula adherens ( desmosom), dan gap junctions.

Epikardium terdiri dari 3 lapisan yaitu perikardium viseral, lapisan subepikardial danperikardium parietal. Perikardium viseral terdiri dari mesothelium ( epitel selapis pipih). Lapisansubepikardial terdiri dari jaringan ikat longgar dengan pembuluh darah koroner, saraf serta ganglia.Perikardium parietal terdiri dari mesotelium dan jaringan ikat.

2.2 Fisiologi jantung

2.2.1 Kontraksi jantung

Kontraksi otot jantung untuk mendorong darah dicetuskan oleh potensial aksi yangmenyebar melalui membran sel otot. Jantung berkontraksi atau berdenyut secara berirama akibatpotensial aksi yang ditimbulkan sendiri, suatu sifat yang dikenal dengan otoritmisitas. Terdapat duajenis khusus sel otot jantung yaitu 99% sel otot jantung kontraktil yang melakukan kerja mekanis,yaitu memompa. Sel – sel pekerja ini dalam keadaan normal tidak menghasilkan sendiri potensial aksi.Sebaliknya, sebagian kecil sel sisanya adalah, sel otoritmik, tidak berkontraksi tetapi mengkhususkandiri mencetuskan dan menghantarkan potensial aksi yang bertanggungjawab untuk kontraksi sel – selpekerja.

Kontraksi otot jantung dimulai dengan adanya aksi potensial pada sel otoritmik. Penyebab pergeseran potensial membran ke ambang masih belum diketahui. Secara umum diperkirakan bahwa hal itu terjadi karena penurunan siklis fluks pasif K+ keluar yang langsung bersamaan dengankebocoran lambat Na+ ke dalam. Di sel – sel otoritmik jantung, antara potensial – potensial aksipermeabilitas K+ tidak menetap seperti di sel saraf dan sel otot rangka. Permeabilitas membranterhadap K+ menurun antara potensial – potensial aksi, karena saluran K+ diinaktifkan, yangmengurangi aliran keluar ion kalium positif mengikuti penurunan gradien konsentrasi mereka.Karenainfluks pasif Na+ dalam jumlah kecil tidak berubah, bagian dalam secara bertahap mengalamidepolarisasi dan bergeser ke arah ambang.Setelah ambang tercapai, terjadi fase naik dari potensial aksisebagai respon terhadap pengaktifan saluran Ca2+ dan influks Ca2+ kemudian; fase ini berbeda dariotot rangka, dengan influks Na+ bukan Ca2+ yang mengubah potensial aksi ke arah positif. Fase turundisebabkan seperti biasanya, oleh efluks K+ yang terjadi karena terjadi peningkatan permeabilitas K+akibat pengaktifan saluran K+.Setelah potensial aksi usai, inaktivasi saluran – saluran K+ ini akanmengawali depolarisasi berikutnya. Sel – sel jantung yang mampu mengalami otortmisitas ditemukanpada nodusSA, nodus AV, berkas His dan serat purkinje.

Kecepatan normal potensial jantung aksi di jaringan otoritmik jantung

 

jaringan

Potensial aksi per menit

Nodus SA ( pemicu normal )

70 – 80

Nodus AV

40 – 60

Bekas his dan serat serat purkinje

20 – 40

Sebuah potensial aksi yang dimulai di nodus SA pertama kali akan menyebar ke atriummelalui jalur antaratrium dan jalur antar nodus lalu ke nodus AV. Karena konduksi nodus AV lambatmaka terjadi perlambatan sekitar 0,1 detik sebelum eksitasi menyebar ke ventrikel. Dari nodus AV,potensial aksi akan diteruskan ke berkas Hissebelah kiri lalu kanan dan terakhir adalah ke sel purkinje.

 Kontraksi otot jantung dilihat dari segi biokimia, otot terdiri dari aktin, miosin, dantropomiosin. Aktin, G aktin monomerik menyusun protein otot sebanyak 25 % berdasarkan beratnya.Pada kekuatan ion fisiologik dan dengan adanya ion Mg2+ akan membentuk F aktin. Miosin, turutmenyusun 55 % protein otot berdasarkan berat dan bentuk filamen tebal. Miosin merupakan heksamerasimetrik yang terdiri 1 pasang rantai berat dan 2 pasang rantai ringan. Troponin ada 3 jenis yaitutroponin T yang terikat pada tropomiosin, troponin I yang menghambat interaksi F aktin miosin dantroponin C yang mengikat kalsium.

Mekanisme kontraksi otot, adanya eksitasi pada miosit akan menyebabkan peningkatan

kadar Ca2+ di intraseluler.Eksitasi akan menyebabkanCa2+ msk dari ECM ke intrasel melalui L type

channels laluCa2+ tersebut akan berikatan dengan reseptor ryanodin- sensitive reseptordi

Sarkoplasmik retikulumdan akandihasilkan lebih banyak lagi Ca 2+ ( CICR = Ca2+ induced Ca2+

release). Kalsium yang masuk akan berikatan dengan troponin Cdan dengan adanya energi dari ATP

akan menyebabkan kepala miosin lepas dari aktin dan dengan ATP berikutnya akan menyebabkanterdorongnya aktin ke bagian dalam ( M line ). Proses ini terjadi berulang – ulang dan akhirnya terjadikontraksi otot.

Sumber ATP untuk kontraksi berasal dari anaerob glikolisis, glikogenolisis, kreatin fosfat,dan fosforilasi oksidatif. SumberATP pertama sekali adalah cadangan ATP, setelah itu menggunakankreatin fosfat diikuti dengan glikolisis anaerob, lalu glikolisis aerob dan akhirnya lipolisis.

2.2.2 sirkulasi jantung

Siklus jantung adalah periode dimulainya satu denyutan jantung dan awal dari denyutanselanjutnya. Siklus jantung terdiri dari periode sistol dan diastol. Sistol adalah periode kontraksi dariventrikel, dimana darah akan dikeluarkan dari jantung. Diastol adalah periode relaksasi dari ventrikel,dimana terjadi pengisian darah.

Diastoldapat dibagi menjadi dua proses yaitu relaksasiisovolumetrikdanventricular

filling. Pada relaksasiisovolumetrikterjadi ventrikel yang mulai relaksaasi, katup semilunar dan

katup atrioventrikularis tertutup dan volume ventrikel tetap tidak berubah. Pada ventricular fillingdimana tekanan dari atrium lebih tinggi dari tekanan di ventrikel, katup mitral dan katup trikuspidakan terbuka sehingga ventrikel akan terisi 80% dan akan mencapai 100 % jika atrium berkontraksi.Volume total yang masuk ke dalam diastol disebut End Diastolic Volume .

Sistolik dapat dibagi menjadi dua proses yaitu kontraksi isovolumetrik dan ejeksi ventrikel.Pada kontraksiisovolumetrik, kontraksi sudah dimulai tetapi katup – katup tetap tertutup. Tekananjuga telah dihasilkan tetapi tidak dijumpai adanya pemendekan dari otot. Pada ejeksi ventrikel .

tekanan dalam ventrikel lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan pada aorta dan pulmoner sehinggakatup aorta dan katup pulmoner terbuka dan akhirnya darah akan dipompa ke seluruh tubuh. Pada saatini terjadi pemendekan dari otot. Sisa darah yang terdapat di ventrikel disebut End Systolic Volume.

Dua bunyi jantung utama dalam keadaan normal dapat didengar dengan stetoskop selamasiklus jantung.Bunyi jantung pertama bernada rendah, lunak, dan relatif lama-sering dikatakanterdengar seperti “lub”. Bunyi jantung kedua memiliki nada yang lebih tinggi, lebih singkat dan tajam-sering dikatakan dengan terdengar seperti “dup”. Bunyi jantung pertama berkaitan dengan penutupankatup AV , sedangkan bunyi katup kedua berkaitan dengan penutupan katup semilunar. Pembukaantidak menimbulkan bunyi apapun. Bunyi timbul karena getaran yang terjadi di dinding ventrikel danarteri – arteri besar ketika katup menutup, bukan oleh derik penutupan katup. Karena penutupan katupAV terjadi pada awal kontraksi ventrikel ketika tekanan ventrikel pertama kali melebihi tekananatrium, bunyi jantung pertama menandakan awitan sistol ventrikel.Penutupan katup semilunaris terjadipada awal relaksasi ventrikel ketika tekanan ventrikel kiri dan kanan turun di bawah tekanan aorta danarteri pulmonalis. Dengan demikian bunyi jantung kedua menandakan permulaan diastol ventrikel.

2.2.3  Pemeriksaan penunjang

EKG ( elektrokardiogram) adalah rekaman sebagian kecil arus listrik yang dihasilkan olehotot jantung selama depolarisasi dan repolarisasi yang mencapai permukaan tubuh dan dideteksi olehelktroda pencatat. EKG adalah grafik yang dibentuk oleh elektrokardiograf. Informasi yang dapat kitadapatkan dari rekaman EKG adalah gangguan ritme jantung seperti aritmia, gangguan elektrolit,abnormalitas konduksi, hipertrofi atrium dan ventrikel, detekdi penyakit bukan jantung, pengaruh obat– obatan.

Ada 3 sadapan yang terdapat pada EKG yaitu sadapan bipolar dan sadapan unipolar.Sadapan bipolar adalah I yang merupakan sadapan anggota badan, II yang merupakan beda potensialantara elektroda negatif di lengan kanan dan elektroda positifdi lengan kiri, dan III yang merupakanbeda potensial antara elektroda negatif lengan kiri dan elektroda positif di tungkai kiri. Sadapanunipolar adalahsadapan prekordial dan sadapan augmented. Sadapan augmented adalah AVFyangmerupakan beda potensial anata jantung dengan tungkai, AVR yang merupakan beda potensial anatajantung dengan lengan kanan, dan AVL yang merupakan beda potensial anata jantung dengan lengan

 kiri. Sadapan prekordial adalah V1 – V6. Sadapan V 1 terletak di ruang interkostal IV di kanansternum. Sadapan V2 terletak di ruang interkostal IV di kiri sternum. Sadapan V3 diletakkan diantarasadapan V2 dan V4. Sadapan V4 diletakkan di ruang interkostalis Vsejajar dengan garis midklavikularis kiri. Sadapan V5diletakkan secara mendatar dengan V 4 di linea axillaris anterior.Sadapan V6diletakkansecara mendatar dengan V4 – V5 di mid axillaris.

Gelombang P adalah depolarisasi dari atrium kiri dan kanan. Segmen PRmerupakanperlambatan nodus AV.Kompleks QRS adalah depolarisasi ventrikel ( repolarisasi atrium). Segmen STadalah kontraksi ventrikel dan pengosongan ventrikel. Gelombang T merupakan repolarisasi ventrikel.Interval TP adalah relaksasi ventrikel dan mengisi diri.

Nilai normal untuk gelobang P adalah 0,08 – 0,1 s, interval PR adalah 0,12 – 0,2 s, intervalQT adalah 0,32 – 0,4 s, dan kompleks QRS adalah 0,06 – 0,1s. Ada tiga cara untuk menghitung lajujantung dari EKG yaitu:

1.jarak R- R:

1. kotak sedang=300 x/menit

2 kotak sedang=150 x/menit

3 kotak sedang=100 x/menit

4 kotak sedang =75 x/menit

5 kotak sedang=60 x/menit

6 kotak sedang=50 x/menit
2. Hitung jumlah R-R dalam 6 kotak besar = 6 detik jumlah R x 10 = heart rate / menit.
3. 1500/ jarak R-R ( dalam mm) = heart rate / menit.

Treadmill test adalah pemeriksaan menggunakan EKG pada saat diberikan stress terhadapfisik. Treadmill test digunakan untuk mengetahui adanya abnormalitas elektris atau aritmia, gejalaangina atau disapnoe, dan perubahan pada EKG seperti depresi segmen ST atau elevasi segmen ST.

Treadmill test dialakukan dengan pasien dibawa ke laboratorium latihan dimana heart ratedan tekanan darah dihitung pada saat istirahat. Elektroda diletakkan di dada, lengan dan pinggul, laludihubungkan dengan bagian EKG dari stress machine. 12 lead dari EKG akan direkam ke dalam kertasEKG. Treadmill test dimulai dengan kecepatan yang lambat. Kecepatan treadmill test dinaikkan setiap3 menit dan tekanan darah dari pasien biasanya dihitung pada menit kedua setiap tingkat.

Dokter memperhatikan heart rate, tekanan darah, perubahan pada EKG, ritme jantung yangabnormal, penampilan pasien, dan gejala yang timbul. Treadmill test diberhentikan ketika pasienmencapai target terapi yaitu 85 % dari heart rate maksimal sesuai umur pasien. Treadmill test dapatdiberhentikan jika pasien mengalami nyeri dada, lemas, nafas pendek, dll…

Target Heart Rate = 220 – umur x 80 – 90%

Dengan SD = 10 – 12 x/menit.


KESIMPULAN

 

 

  • Siklus jantung adalah periode dimulainya satu denyutan jantung dan awal dari denyutanselanjutnya. Siklus jantung terdiri dari periode sistol dan diastol. Sistol adalah periode kontraksi dariventrikel, dimana darah akan dikeluarkan dari jantung. Diastol adalah periode relaksasi dari ventrikel,dimana terjadi pengisian darah.
  • EKG ( elektrokardiogram) adalah rekaman sebagian kecil arus listrik yang dihasilkan olehotot jantung selama depolarisasi dan repolarisasi yang mencapai permukaan tubuh dan dideteksi olehelktroda pencatat.
  • Dua bunyi jantung utama dalam keadaan normal dapat didengar dengan stetoskop selamasiklus jantung.Bunyi jantung pertama bernada rendah, lunak, dan relatif lama-sering dikatakanterdengar seperti “lub”. Bunyi jantung kedua memiliki nada yang lebih tinggi, lebih singkat dan tajam-sering dikatakan dengan terdengar seperti “dup”.
  • Kontraksi otot jantung dimulai dengan adanya aksi potensial pada sel otoritmik. Penyebab pergeseran potensial membran ke ambang masih belum diketahui. Secara umum diperkirakan bahwa hal itu terjadi karena penurunan siklis fluks pasif K+ keluar yang langsung bersamaan dengankebocoran lambat Na+ ke dalam. Di sel – sel otoritmik jantung, antara potensial – potensial aksipermeabilitas K+ tidak menetap seperti di sel saraf dan sel otot rangka

DAFTAR PUSTAKA

 

Dorland,W.A.Newman.Cardia.Lia Astika Sari,A.Md dan Sonta F.Manalu,A.Md.Kamus Kedokteran Dorland edisi 29.Jakarta:EGC.353.

Hanafiah,Asikin, Aulia Sani, Barita Sobu Sitompul,dkk.Anatomi Jantung dan Pembuluh Darah.Lily Ismudiati Rilantono, Faisal Baraas, Santoso Karo Karo, dan Poppy Surwianti Roebiono.Buku Ajar Kardiologi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Indonesia.1996;7- 13.

Junqueira,Luiz Carlos dan Jose Carneiro.Otot Jantung.dr.Frans Dany(eds).Histologi Dasar Teks dan Atlas edisi 10.Jakarta: EGC.2007.196-197.

Karim,Sjukri dan Peter Kabo. Prinsip – prinsip EKG.Charlie Hatardi.EKG dan penanggulangan

beberapa penyakit jantung untuk dokter umum.Jakarta: Fakultas Kedokteran Indonesia.1996; 1 – 20.

Majid, Abdul.Anatomi Jantung dan pembuluh darah, Sistem Kardiovaskuler secara Umum, DenyutJantung dan Aktifitas Listrik Jantung, dan Jantung sebagai Pompa. Fisiologi Kardiovaskular. Medan;Bagian Fisiologi Fakultas Kedokteran USU.2005; 7 -16.

Murray, Robert K, Daryl K.Granner,dkk. Otot dan Sitoskeleton.Anna P.Bani dan Tiara

M.N.Sikumbang. Biokimia Harper.Jakarta: EGC.2003; 683-690.

Sherwood, laura.Fisiologi jantung.Beatricia I.Santoso.Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. Jakarta : EGC.2001;257 – 283.

Truswell, A Stewart.Reducing the Risk Coronary Heart Disease.Patrick G Wall, Clara E’o Reilly,Christopher R.Pennington, and Nigel Reynolds. ABC of Nutrition. Australia : BMJ PublishingGroup.2003;1-8.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s