✿ KECOA, raja yang memiliki ketahan hidup yang tinggi ✿

Fyuuuu…. kecoaku yang imut !

       Di australia, dibandingkan kucinga ataupun anjing, memelihara kecoa tidak terlalu banyak memerlukan banyak biaya untuk perwatanya. Maka popularitasnyakecoa sebagai hewan peliharaan di indonesi cukup tinggi. Tentu saja kecoa ini bukan kecoa biasa, melainkan kecoa raksasa yang bisa hidup 10 tahun lamanya, dan kalau dirawat akan sebesar telapak tangan manusia. Bukan hanya orang-orang ini yang mencintai kecoa. Di Thailan pernah diadakan pemakaman masal 1.000 ekor kecoa yang telah dikembangbiakkan secara ilegal. Pada acara ini, orang-orang yang mencintai kecoa berkumpul dan menenangkan roh kecoa mereka.

“BRUK !!” Kardus pindahan yang berisi buku terhempas ke lantai kamar. Saat itu, isi kotak bergetar seperti gempa yang sangat dahsyat, tapi seketika suasana menjadi sunyi. Apa yang terjadi ? Segeralah setelah itu, terdengarlah suara dari kotak “srek-srek”. Sebenarnya ada apa sih ?.

 

Kecoa si fosil hidup

” Fyuuuuh.. aku selamat ! Tapi situasi belum benar-benar aman. Belum waktunya membangun sarang, karena pemilik rumah bisa tahun dan kami tak bisa menghindari pertempuran yang mencekam, dan terjadilah penggusuran.” kata kecoa.

       Yikksss….kecoa, hewan yang mendengar namanya saja sudah bikin kepala sakit dan tubuh gatal-gatal itu, hidup berpindah-pindah dari satu rumah ke rumah yang lainsecara sembunyi-sembunyi seperti pencuri.

       Ada lebih sekitar 53 juta spesies kecoa yang hidup sjak permulaan zaman. Saat ini terdapat 7 varietas kecoa yang hidup di korea selatan (Red;”bagaimana di Indonesia?). Kecoa yang bisa mengganggu masyarakat dan tinggal di rumah-rumah, mayoritas kecoa amrika dan kecoa jerman (Red:Turis kali yeee) . Kecoa jerman (Blatella germanica) bertubuh kecil, sedangkan kecoa amerika ( Periplaneta americana) bisa terbang dan memiliki tubuh yang besar.

       Nenek moyang kecoa pada fase awalbumi telah hidup lebih dari 3,5 miliar tahun SM yaitu pada Zaman Palaezoikum, lebih awal dari yang sering disebutkan sebagai zaman kehidupan dinosourus (Zaman Mesozikum). Oleh karena itu, kecoa, yang bisa bertahan hidup sangat lama dan tidak punah, dari dulu sampai sekarang disebut dengan fosil hidup. Bagaimana mereka bisa bertahan hidup selama itu? Jika memang sekuat itu, akan kah ada uji coba menerbangkan kecoa ke luar angkasa? (Red:Bisa dicoba).

Pemakan segala, bertelur banyak, pandai kabur.

       Alasan mengapa kecoa dapat bertahan hidup hanya satu, yaitu mereka mampu beradaptasi pada kondisi atau lingkungan apapun. Asalkan suhu dan kelembapan cocok, serta ada makanan, mereka bisa hidup dimanapun didunia ini.

       Makananya? Aapa saja dimakan, dari kertas, kulit, cip komputer, sabun, sampai bangkai hewan paling busuk sekalipun! Sepertinyakalau kita mencari makan apa yang tidak bisa dimakan oleh kecoa, jawabanya mungkin tidak ada. Yang paling penting dari semua hal ini adalah bahwa kecoa bertelur secara membabi buta. Dan perbedaanya dengan serangga lain, kecoa bertelur sepanjang tahun! Dalam setahun, seekor kecoa betina bisa menelurkan 400 ribu butir telur. subur banget,kan? Selain itu, mereka punya banyak keunikan.

       Salah satunya adalah saat menyadari adanya bahaya, mereka akan kabur engan cepat. Kemanapun lari kecoa yang kaget juga merupakan satu poin penting. Pada kedua ujung perut kecoa terdapat antena ekor (indra perasa) yang dapat mengetahui gesekan sekecil apapun (Red:berarti yang biasanya tertangkap mungkin yang sudah tua kali ya?), sehingga dapat memberitahukan adanya bahaya. Pada antena ekor juga terdapat sirine. Kemampuan reflek kecoa ini bila ibandingkan dengan kemampuan manusia, bisa setara dengan kecepepatan 5 buah kapal. Inilah beberapa alasan mengapa kecoa sulit di tangkap.

Tidak akan mati walaupun bumi musnah

        selain kecepatan mereka untuk kabur, ada alasan lain kenapa kecoa sulit di tangkap. Kecoa suka sekali berlalu-lalang ketika orang-orang sedang tertidur lelap ditengah malam. Mereka juga suka menyelinapkan badanya dan tinggal didalam lubang stop kontak, bahkan didalam komputer. Kecoa menyukai tempat yang kotor, seperti tumpukan sampah dan saluran pembuangan. Mereka mengikuti kotoran yang dibuangnya atau kotoran yang dibuang kawanya, serta suka memuntahkan makanan yang dimakannya, sehingga dapat menyebarkan virus. Oleh karena itu, kita tidak boleh membiarkan begitu saja.

       “Pssssttttt”, Semburan insektisida, perangkap kecoa, umpan pada wadah makanan terlihat seperti medan pertempuran yang mematikan, asap insektisida yang mencekik kecoa….Manusi membuat segala macam perangkap dan menyemprotkan segala insektisida beracun untuk membasmi kecoa. Tetapi walaupun pada saat itu tidak ada air, mereka tetap dapat hidup selama 90 haridan bisa tetap hidup kaki atau antenya dipotong. Hebatnya lagi, kecoa masih bisa mengeluarkan telur yang ada didalam perutnya. Walaupun cara membasmi kecoa terus berkembang, kecoa tetap bisa beradaptasi di lingkungan manapun. Bahkan, walaupun bumi ini musnah! Mereka bersembunyi didalam kegelapan, lalu mamakan apapun yang ada, dan me;lahirkan keturunan. Selamanya…..

Hiiiyyyyy apa sih penyakitnya

       Di antara spesies yang paling terkenal adalah kecoa Amerika (Periplaneta americana) yang memiliki panjang 3 cm. Meski kecoa amerika namun kecoa ini yang biasanya ada di rumah rumah  dan juga beberapa spesies kecoa seperti Kecoa Jerman, Blattella germanica, dengan panjang ±1½ cm, dan kecoa Asia, Blattella asahinai, dengan panjang juga sekitar 1½ cm. Kecoa sering dianggap sebagai hama dalam bangunan, walaupun hanya sedikit dari ribuan spesies kecoa yang termasuk dalam kategori ini.
 
Adapun penyakit-penyakit yang disebabkan oleh kecoa ini adalah :
 
1. Tifus
 
Tifus atau typhoid fever adalah suatu penyakit infeksi bakterial akut yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi. Di Indonesia penderita tifus atau disebut juga demam tifoid cukup banyak, nyaris tersebar di mana-mana, ditemukan hampir sepanjang tahun, dan paling sering diderita oleh anak berumur 5 sampai 9 tahun.
 
Penyakit ini dihantarkan oleh kecoa melalui makanan yang dihinggapinya, buruknya lingkungan dan kurangnya rasa peduli akan kebersihan akan membuat penyakit ini sulit untuk di deteksi.

2. Diare

 
Diare (atau dalam bahasa kasar disebut menceret) (BM = diarea; Inggris = diarrhea) adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami rangsangan buang air besar yang terus-menerus dan tinja atau feses yang masih memiliki kandungan air berlebihan. Di Dunia ke-3, diare adalah penyebab kematian paling umum kematian balita, dan juga membunuh lebih dari 1,5 juta orang per tahun.
 
3. Tuberkulosa(TBC)
 
Tuberkulosis atau TB (singkatan yang sekarang ditinggalkan adalah TBC) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru walaupun pada sepertiga kasus menyerang organ tubuh lain dan ditularkan orang ke orang. Ini juga salah satu penyakit tertua yang diketahui menyerang manusia. Jika diterapi dengan benar tuberkulosis yang disebabkan oleh kompleks Mycobacterium tuberculosis, yang peka terhadap obat, praktis dapat disembuhkan. Tanpa terapi tuberkulosa akan mengakibatkan kematian dalam lima tahun pertama pada lebih dari setengah kasus.

4. Kolera

 
Kolera (juga disebut Asiatic cholera) adalah penyakit menular di saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakterium Vibrio cholerae. Bakteri ini biasanya masuk ke dalam tubuh melalui air minum yang terkontaminasi oleh sanitasi yang tidak benar atau dengan memakan ikan yang tidak dimasak benar, terutama kerang. Gejalanya termasuk diare, perut keram, mual, muntah, dan dehidrasi. Kematian biasanya disebabkan oleh dehidrasi. Kalau dibiarkan tak terawat kolera memiliki tingkat kematian tinggi. Perawatan biasanya dengan rehidrasi agresif “regimen” biasanya diantar secara intravenous, yang berlanjut sampai diare berhenti.

5. Hepatitis

 
Hepatitis adalah peradangan pada hati karena toxin (racun), seperti kimia atau obat ataupun agen penyebab infeksi. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut “hepatitis akut”, hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut “hepatitis kronis”. (sehatsangatpenting.blogspot)Gambar
 
Gambar. Kecoa Madagaskar (Australia)
 
Eh eh eh ternyata kecoa mempunya sisi lain yang mengejutkan!
     
 *kecoa tahan radiasi nuklir*

Penelitian terakhir dari Iowa University, AS, menemukan bahwa kecoa tahan terhadap radiasi hingga 105.000rems ( manusia hanya tahan bila tekena radiasi kurang dari 800 rems )

Sel-sel kecoa membelah hanya pada saat siklus molting, sekitar sekali seminggu. Maka mereka bersifat sensitif pada radiasi hanya sekitar 48 jam, atau 1/4 minggu. Manusia memiliki darah dan immune stem-cell yang membelah secara konstan. Dengan radiasi bom nuklir, semua manusia akan mati, namun hanya 1/4 dari kecoa yang akan bertahan hidup.

Yang menarik, Mythbusters melakukan tes dan ternyata kecoa dapat hidup pada intensitas radiasi 10x yang dibutuhkan untuk membunuh manusia. Jadi..terjadi bencana atom atau serangan nuklir di muka Bumi, maka manusia yang akan musnah dan kecoa yang berkuasa.

*kecoa mampu hidup tanpa kepala*

Kehebatan kecoa yg lain yaitu kecoa masih mampu bertahan hidup walau kepalanya sudah tidak ada. Ini karena kecoak gak perlu otak sebagai alat pengendali gerak tubuhnya, kecoa juga gak butuh kepala buat bernapas, dan kehilangan kepala juga gak membuat dia kehabisan darah. kehilangan kepala hanya menyebabkan kecoa kehilangan arah (karena sungut dan matanya terletak di kepala) dan tidak bisa makan yang menyebabkannya mati kelaparan dalam waktu hingga 30 hari setelah kepalanya terlepas

*kecoa tahan banting*

Kehebatan lainnya, kecoa termasuk spesies serangga “tahan pukul.” Jika tidak sampai hancur atau remuk, kecoa bisa menahan benturan dan mampu bertahan hidup walau menderita luka. Memang mekanisme pertahanan akan merespons pukulan dengan gerakan diam seolah mati, tapi setelah itu ia akan melarikan diri. Ketahanan tubuhnya terhadap benturan disokong oleh lapisan pelindung di sekujur tubuhnya.
jadi klo agan bunuh kecoa cuman di geplak doang trus kecoanya diem gak gerak, itu elum tentu mati tuh kecoanya, geplak2in lagi aja sampe mejret, haha..

*sistem motorik kecoa digunakan dalam bidang robotik*

Dengan mengamati sistem senso-motorik kecoa, dewasa ini dikembangkan berbagai kegunaan praktis dari keunggulan sistem tsb. Misalnya saja para ahli robotik, kini berusaha mengembangkan robot yang memiliki dua sistem sensorik independen. Bidang terapan dari senso-motorik buatan ini, juga cukup luas. Mulai dari produk untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mobil misalnya, sampai ke robot penjelajah untuk misi luar angkasa. Di masa depan, robot penjelajah planit Mars sekelas Spirit atau Opportunity misalnya, bisa dilengkapi sirkuit pengendali ganda, yang berfungsi independen persis seperti sistem senso-motorik kecoa. Jika salah satu sistem macet, yang lainnya tetap berfungsi. Dengan begitu kehandalan misinya dapat dijamin.

Robot yang meniru sistem saraf motorik kecoa, dikembangkan oleh para peneliti robotik di Universita Case Western di Cleveland Ohio, AS, masing-masing Daniel Kingsley, Roger Quinn dan Roy Ritzman, menunjukan bahwa dengan meniru sistem ganda saraf kecoa, terbukti robotnya menjadi lebih handal. Robot berbentuk mobil atau rover seperti penjelajah Mars, akan mengalami kesulitan besar jika salah satu rodanya macet atau sistem pengendaliannya rusak. Namun dengan meniru sistem saraf motorik kecoa, hambatan semacam itu dapat ditanggulangi segera.

*kecoa membantu dalam bidang medis*

Para ilmuwan di india yg sedang mengembangkan teknologi jantung buatan menggunakan jantung kecoak sebagai model, sebuah prototype yg dihasilkan mampu memberikan sebuah jantung buatan yang lebih murah dan lebih bisa diandalkan untuk dicangkok dibanding dengan jantung buatan yang sekarang ada.

Kunci utama jantung buatan tersebut berkaitan dengan sistem pernafasan kecoak yang sangatunik. Kecoak memiliki 13 bilik pemompa darah, sedang manusia hanya memiliki 4. Jika sebuah bilik jantung manusia tidak mampu memompa maka dia akan mendapatkan serangan jantung yang sangat fatal, tapi dengan jantung yang memiliki 13 bilik ini, jantung akan tetap mampu memompa meskipun 1 bilik mengalami kerusakan.

Jantung kecoak yang memiliki 13 bilik membuatnya mampu untuk tetap bertahan meskipun salah satunya mengalami kegagalan, tapi hal itu tidak bisa terjadi pada manusia.
Model yang mereka buat berbasis pada sistem kerja jantung kecoak, dimana mereka membuat mekanisme tekanan menjadi lebih terperinci. Jadi meskipun salah satu bilik gagal, orang yang menggunakan jantung ini masih bisa hidup.
Jantung buatan ini tidak menekan komponen lain (elemen pemompa) dan menggunakan tekanan yang rendah pada sel darah, ini kata Professor Sujoy Guha sang pemimpin tim penelitian.

10 orang anggota tim penelitian di Indian Institute of Technology (ITT) yang berada di barat Bengal ini menghabiskan hampir 3 tahun waktunya untuk mengembangkan jantung buatan ini dengan menggunakan bahan metal dan plastik.
Jantung buatan ini merupakan terobosan baru dan lebih maju dibandingkan dengan jantung buatan yang sekarang ada di pasaran, dimana pemompaan darah masih tergantung pada sebuah bilik. Ini adalah sebuah kemajuan tetapi merupakan satu hal yang rumit. Akan membutuhka

*kecoa mampu hidup di luar angkasa*

Menurut Anatoly Grigoryev,seorang wakil presiden akademi ilmu pengetahuan rusia,” Kecoak mampu hidup selama 18 bulan di luar stasiun luar angkasa dan diperkirakan bisa hidup di planet yang dihuni oleh alien” Grigoryev mengambil sample penelitian kecoa-nya dari afrika. Kecoak dari afrika ini dipilih karena bisa hidup didaerah yang sangat ekstim,yaitu minus 150 derajat celcius(dingin banget) dan si kecoak ini juga bisa bertahan hidup dengan suhu yang panas sekitar 60 derajat celcius.n 3 tahun lagi untuk memasarkan produk ini.

Saat ini produk ini sedang diujicobakan ke binatang, memerlukan beberapa tahun untuk dicobakan ke manusia, kata Professor Sujoy Guha lagi. Diperkirakan harga jantung buatan ini bakal berkisar 100.000 rupee yang hampir sama dengan $2000. Ini 30 kali lebih murah dibandingkan jantung buatan yang ada dipasaran saat ini. (www.kaskus.us)

Ternyata kecoa juga punya kelebihan lhoo…

      Kecoa biasanya dilihat sebagai hewan yang membahayakan kesehatan, bisa ditemukan di tempat lembab dan hotel yang kotor.

      Namun, para ilmuwan percaya bahwa mereka bisa memegang rahasia untuk memperlakukan serangga yang paling tangguh itu.

      Menurut laporan Daily Mail, pengujian telah menemukan jaringan dari otak dan sistem saraf serangga bisa membunuh lebih dari 90 persen infeksi MRSA dan E-coli tanpa merugikan sel manusia.

      Simon Lee, seorang peneliti pascasarjana dari University of Nottingham, mengatakan, kecoa memiliki sifat antibiotik yang kuat setelah menemukan sembilan molekul yang berbeda dalam jaringan kecoa yang beracun bagi bakteri.

      “Kami berharap molekul akhirnya dapat dikembangkan menjadi obat untuk E-coli dan infeksi MRSA yang semakin rawan terhadap obat-obatan saat ini,” katanya.

       Antibiotik baru ini, menurut Kee, berpotensi memberikan alternatif lain untuk obat yang tersedia saat ini. Obat-obatan saat ini mungkin efektif, tetapi memiliki efek samping yang serius dan tidak diinginkan.

       Dia menambahkan bahwa serangga sering hidup dalam lingkungan yang tidak sehat dan tidak higienis, di mana mereka menghadapi berbagai jenis bakteri. Oleh karena itu, logis cara-cara serangga mengembangkan pertahanan untuk melindungi diri terhadap mikro-organisme.

       Penelitian Mr Lee difokuskan pada studi tentang sifat-sifat khusus dari molekul antibakteri yang saat ini sedang diuji pada serangga super tersebut.

       Menurut Society for General Microbiology, industri farmasi menghasilkan lebih sedikit antibiotik baru karena kurangnya insentif keuangan sehingga permintaan tinggi untuk sumber-sumber alternatif obat baru.

       Mr Lee akan memaparkan penemuannya di hadapan teman ilmuwan di pertemuan masyarakat musim gugur di University of Nottingham.

        Dr Naveed Khan bertugas mengawasi kerja Lee. Dia berkata, “Serangga super seperti MRSA telah mengembangkan perlawanan terhadap standar terapi dan perawatan yang kami lakukan.”

        “Mereka telah menunjukkan kemampuan untuk infeksi yang tidak dapat diobati, dan telah menjadi ancaman utama dalam perjuangan kita melawan penyakit bakteri. Jadi, ada kebutuhan terus-menerus untuk menemukan sumber tambahan antimikroba baru untuk menghadapi ancaman ini.”

JAKARTA, KOMPAS.com

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). ( QS.Huud (11) : 6 )

 

 

Semoga bermanfaat :) 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s